Hindari Hal Ini saat Membersihkan Sepatu

Beberapa hari ini, beberapa wilayah di Indonesia diguyur hujan dengan beragam intensitas. Tidak jarang hujan terjadi di pagi hari saat kebanyakan orang berangkat beraktivitas, atau bahkan sore hari ketika semua orang hendak pulang ke rumah masing-masing.

Salah satu masalah yang paling mengesalkan ketika harus menerobos hujan adalah sneaker basah dan kotor akibat hujan yang tak terduga. Sneaker yang sudah lama dan sering digunakan juga bisa saja sudah kotor dan kehilangan warna aslinya. Namun, Anda tidak perlu khawatir, Anda hanya perlu membersihkannya dengan cara yang tepat agar fungsi dan material sneakers kesayangan tidak rusak.

Lalu, apa hal lain yang perlu diperhatikan ketika hendak membersihkan sneakers yang basah dan kotor?

Hindari Penggunaan Mesin Cuci

Mencuci sneakers menggunakan mesin cuci akan merusak struktur dan ketangguhan foam. Kondisi ini bisa berdampak buruk pada kemampuan sepatu menyediakan bantalan yang konsisten atau responsif, terutama untuk sepatu lari. Beberapa foam lebih sensitif terhadap air dan temperatur tinggi, dibandingkan jenis foam lainnya. Jenis foam sepatu bisa diketahui, salah satunya lewat deskripsi produk di situs resmi merek sepatu tersebut.

Secara umum, sepatu yang dibuat dengan EVA, material karet elastis yang membuat foam terasa empuk dan fleksibel, harus dicuci dengan tangan. Material tersebut mudah meresap air sehingga bisa merusak fungsi dari bantalannya. Foam yang dibentuk dari TPU cenderung lebih tahan lama dan bertahan ketika dimasukkan ke mesin serta tidak meresap air. Namun, spot cleaning tetaplah cara paling minim risiko yang bisa Anda lakukan. Merawat sneaker dengan baik bisa memperpanjang usianya.

Jangan Lupa Melepas Tali Sepatu

Hindari kebiasaan mencuci sepatu tanpa melepas talinya terlebih dahulu. Cara ini akan membuat sepatu Anda tidak bersih menyeluruh setelah dicuci. Karena umumnya terdapat bekas kotor di bagian bawah tali sepatu kamu. Jika mencuci tanpa melepas talinya, Anda tidak akan bisa menggapai noda-noda kotor di bagian lidah sepatu. Mencuci sepatu tanpa melepas tali juga akan membuat serat tali cepat rusak dan rapuh. Tali sepatu jadi tidak tahan lama.

membersihkan sepatu kesayangan
Membersihkan Sneaker

Jangan Gunakan Deterjen

Sebaikya jangan mencuci sepatu menggunakan deterjen pakaian atau sabun colek. Deterjen pakaian biasanya mengandung bahan-bahan kimia yang cukup keras. Ini tidak akan baik untuk kelangsungan bahan sepatu Anda, terutama yg menggunakan bahan kanvas dan suede.

Akibatnya bisa membuat sepatu kering, sol karet retak, dan sebagainya. Penggunaan deterjen juga bisa membuat sepatu cepat melar dan mengakitbatkan sol sepatu tidak rekat seperti sebelumnya karena ukuran yang berubah.

Salah satu cara membersihkan sepatu yang patut Anda coba karena sangat praktis adalah membersihkan sepatu dengan foam pembersih. Salah satu merk foam pembersih yang sangat ampuh untuk membersihkan sepatu Anda adalah Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP. Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP adalah foam pembersih serbaguna yang Anda dapat gunakan untuk menghilangkan noda-noda membandel, karena smart & active foam-nya mampu meresap ke dalam pori-pori, efektif membersihkan dan mengangkat kotoran dengan maksimal.Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP dapat digunakan untuk memberihkan beragam hal, semuanya yang terbuat dari bahan kain, beludru, karpet, kain (fabric), ataupun vinyl (kulit imitasi) sanggup dibersihkan dengan baik. Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP sangat aman karena tidak mengandung Fluorocarbon dan Phosphate.

Perbedaan Oli untuk Mesin Bensin dan Oli Mesin Diesel

Oli mobil bensin dan oli mesin diesel memang memiliki fungsi yang sama dalam penggunaannya, yaitu sebagai pelumas mesin mobil Anda. Namun, tahukah Anda, oli mobil bensin dan oli mesin diesel ternyata memiliki perbedaan. Perbedaan itulah yang menjadikan masing-masing mesin memiliki kebutuhan pelumasnya masing-masing.

Perbedaan mendasar antara oli mesin diesel dengan oli mesin bensin ada pada viskositas dan kandungan detergennya. Dimana oli diesel memiliki viskositas yang lebih kental dan kandungan detergen yang lebih banyak dari oli bensin. Oli diesel perlu viskositas yang lebih kental dan deterjen lebih banyak agar mampu bertahan saat suhu mesin tinggi. Suhu yang sangat tinggi ini karena mesin diesel mensyaratkan kompresi yang sangat tinggi dalam kondisi bekerjanya.

Perbedaan paling utama, oli mesin diesel dan bensin adalah mengenai penanganan jelaga alias endapan partikel hitam. Pelumas mesin diesel memiliki kebutuhan untuk menetralisir asam yang lebih tinggi. Kenapa begitu, karena bahan bakar diesel terutama di Indonesia memiliki kandungan sulfur yang cukup tinggi juga. Sehingga, secara langsung bahwa secara kriteria dan jenis sudah pasti oli mesin diesel tidak bisa digunakan pada mobil bermesin bensin, begitu juga sebaliknya.

OLI MESIN SENDIRI MEMILIKI 2 JENIS BERSADARKAN API SERVICE, YAITU API SERVICE PELUMAS MESIN MOBIL BERBAHAN BAKAR BENSIN,

  • SM. Untuk semua mesin mobil berteknologi baru dan sebelumnya (aman untuk semua Mobil). Pelumas berkategori SM dirancang untuk memberikan kontrol endapan temperatur tinggi yang lebih baik dan dirancang untuk penggunaan pelumas yang lebih irit. Beberapa oli telah memenuhi sertifikasi ILSAC atau kualifikasi sebagai hemat energi
  • SL. Untuk mesin kendaraan tahun 2004 dan sebelumnya
  • SJ. Untuk mesin kendaraan tahun 2001 dan sebelumnya
  • SH. Untuk mesin kendaraan tahun 1996 dan sebelumnya
  • SG. Untuk mesin kendaraan tahun 1993 dan sebelumnya
  • SF. Untuk mesin kendaraan tahun 1988 dan sebelumnya
  • SE. Untuk mesin kendaraan tahun 1979 dan sebelumnya
  • SD. Untuk mesin kendaraan tahun 1971 dan sebelumnya
  • SC. Untuk mesin kendaraan tahun 1967 dan sebelumnya
  • SB dan SA. Sudah tidak direkomendasikan

API SERVICE PELUMAS MESIN MOBIL DIESEL,ANTARA LAIN :

  • CI-4. Dikeluarkan pada tanggal 5 september 2002, untukmesin 4T, kecepatan tinggi. Diformulasikan untuk mempertahankan daya tahan mesin. Dapat digunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, CE, CF-4, CG-4 dan CH-4
  • CH-4. Dikeluarkan pada tahun 1998, untuk mesin 4T,kecepatan tinggi. Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, CE, CF-4, dan CG-4
  • CG-4. Dikeluarkan pada tahun 1995, untuk mesin 4T, bebanberat, kecepatan tinggi yang menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur 0.5%.Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, CE, dan CF-4
  • CF-4. Dikeluarkan pada tahun 1990, untuk mesin 4T kecepatan tinggi dengan turbo charger maupun gas buang biasa. Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD, dan CE
  • CF-2. Dikeluarkan tahun 1994, untuk mesin beban berat 2T,Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD-II
  • CF. Dikeluarkan pada tahun 1994, untuk kendaraan off-road,mesin diesel indirect-injection dan mesin diesel lainnya yang menggunakan bahan bakar dengan kandungan sulfur diatas 0.05%. Dapat digunakan untuk menggantikan pelumas kategori CD
  • CE. Dikeluarkan pada tahun 1987, untuk mesin 4T, kecepatantinggi dengan turbo charger maupun gas buang biasa. Dapat dipergunakan untuk menggantikan pelumas kategori CC, dan CD
  • CD-II. Dikeluarkan pada tahun 1987 untuk mesin 2T
  • CD. Dikeluarkan pada tahun 1955. Untuk mesin turbo charger maupun gas buang biasa
  • CC. Dikeluarkan untuk mesin yang diperkenalkan pada tahun 1961
  • CB dan CA. Sudah tidak direkomendasikan

Kebanyakan oli mobil  yang beredar, mempunyai dua  API Service. Sebagai contoh API SL/CF. Artinya API yang pertama menunjukkan penggunaan utama oli tersebut yaitu pada mesin bensin dengan kualifikasi SL namun dalam kondisi darurat oli tersebut masih dapat digunakan pada mesin diesel dengan kualifikasi CF.

Kode pengenal Oli adalah berupa huruf SAE yang merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineers. Selanjutnya angka yang mengikuti dibelakangnya, menunjukkan tingkat kekentalan oli tersebut. SAE 40 atau SAE 15W-50, semakin besar angka yang mengikuti Kode oli menandakan semakin kentalnya oli tersebut.

Sedangkan huruf W yang terdapat dibelakang angka awal, merupakan singkatan dari Winter. SAE 15W-50, berarti oli tersebut memiliki tingkat kekentalan SAE 15 untuk kondisi suhu dingin dan SAE 50 pada kondisi suhu panas. Dengan kondisi seperti ini, oli akan memberikan perlindungan optimal saat mesin start pada kondisi ekstrim sekalipun.

Oli mesin diesel juga harus memiliki kemampuan lebih baik dalam membersihkan sisa pembakaran bahan bakar diesel. Misalkan oli mesin diesel menggunakan oli mesin bensin bisa membuat mesin jebol karena kandungan oli mesin bensin tidak mampu menyesuaikan kinerja mesin diesel. Untuk membedakan oli bensin dan diesel bisa dilihat dari kode API (American Petroleum Institute) Service Rating yang tercantum di kemasan.

Kode mutu API Service Rating ini terdiri dari dua huruf. Untuk oli mesin diesel huruf pertamanya adalah “C” sedangkan untuk oli mesin bensin huruf pertamanya adalah “S”. Huruf kedua menjelaskan tingkatan standar mutu pelumas. Makin besar abjadnya, maka makin tinggi tingkatan pelumas itu. Rumus ini juga berlaku untuk pelumas mesin diesel. Contohnya oli mesin diesel dengan rating API “CH” itu lebih baik dibanding “CG” atau “CF”.

Namun, yang paling penting, untuk segala jenis mesin mobil, sebaiknya Anda menggunakan oli sintetik terbaik. Salah satu merk oli yang sudah sangat tepercaya karena sudah berdedikasi pada dunia otomotif selama puluhan tahun adalah STP. Rangkaian jenis oli STP Full Synthetic hadir untuk segala kebutuhan mesin mobil, baik untuk mesin diesel juga untuk mesin bensin.

Oli Full Sintetik SYN Formula STP adalah produk oli untuk mesin kendaraan dengan teknologi saat ini. Oli dengan spesifikasi sintetis sepenuhnya ini akan melumasi serta memberikan proteksi pada permukaan komponen sehingga mesin lebih minim terhadap gesekan antar komponen. Dengan Anti Wear Formula, Oli Full Sintetik SYN Formula STP akan mampu menjaga suhu mesin tetap stabil, walaupun dalam kondisi ekstrem sekalipun.

Jangan Campur-Campur Bensin dengan Dalih Irit!

Beberapa waktu lalu, beberapa jenis bahan bakar minyak (BBM) Pertamina mengalami kenaikan harga. Saat ini, harga per liter Pertalite menjadi Rp10.000,00, sebelumnya Rp7.650, lalu Solar subsidi yang tadinya Rp5.150,00 menjadi Rp6.800,00, dan Pertamax nonsubsidi Rp12.500,00 menjadi Rp14.500,00.

Herannya, jika terjadi kenaikan BBM, tidak sedikit pemilik kendaraan melakukan trik aneh. Trik aneh yang akan kita bahas ini adalah mencampur aduk bahan bakar demi menekan pengeluaran. Hal ini tentu tidak baik untuk untuk kesehatan mesin dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Apalagi perkembangan teknologi kendaraan terbaru menuntuk pemakaian bahan bakar dengan oktan tinggi. Lain halnya dengan mobil-mobil lawas.

Mobil-mobil keluaran terbaru biasanya punya spesifikasi khusus sehingga hanya boleh “minum” BBM dengan nilai oktan tertentu. Memberi “minum” BBM oktan yang lebih rendah dari ketentuan pabrikan tentunya akan mempengaruhi performa mesin.

Potensi terbesar dengan selalu bergantian menggunakan oktan rendah ke oktan tinggi adalah timbulnya engine knocking akan lebih sering cepat muncul.

Oleh karena itu, penting untuk Anda agar selalu konsisten menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan untuk mendapatkan performa dan efisiensi bahan bakar yang optimal.

Kualitas bahan bakar yang tidak sesuai dengan engine technology requirement selain dapat mengganggu performa mesin juga menciptakan polusi dari emisi gas buang yang buruk. Jika dipaksakan memakai BBM dengan RON rendah, kendaraan akan ngelitik (knocking). 

Imbasnya mobil menjadi tidak bertenaga karena bensin dengan RON lebih rendah dari kebutuhan mesinnya (engine requirement) akan terbakar oleh kompresi piston di ruang pembakaran mesin (self ignition) tanpa didahului percikan api busi.

Self ignition ini menyebabkan bensin lebih boros sekitar 20 persen karena terbakar percuma tanpa menghasilkan tenaga sehigga untuk menempuh jarak tertentu membutuhkan bensin lebih banyak.

Akselerasi Kendaraan Kembali Handal
Mengembalikan Akselerasi Yang Hilang.

Daripada melakukan campur-campur BBM yang akibatnya malah merusak mobil, sebaiknya Anda mencampurkan aditif yang tokcer ke mobil Anda. Salah satu merk aditif yang sangat tokcer dan terbukti di pasaran adalah Octane Power Booster dari STP. Aditif bahan bakar yang sangat praktis penggunaannya ini akan membantu memulihkan tenaga dan akselerasi dengan cara menghilangkan endapan dan membersihkan sistem bahan bakar. Octane Power Booster dari STP memiliki formula 2-in-1 yang dapat menaikkan angka oktan dan membersihkan sistem bahan bakar untuk mengembalikan performa yang hilang. Gunakan secara teratur saat Anda mengisi tangki untuk membantu mengurangi knocking di mesin.

Cara Membersihkan Plafon Mobil

Memiliki mobil berarti Anda juga harus rutin menjaga kebersihan mobil. Tidak hanya membersihkan bagian eksterior, tetapi bagian interior mobil juga wajib diperhatikan kebersihannya. Apakah Anda sudah rutin memperhatikan kebersihan bagian interior mobil?

Salah satu bagian vital dan sangat penting untuk kita jaga kebersihannya pada interior mobil adalah bagian plafon. Sebab, jika plafon mobil kita dalam keadaan kurang bersih hal itu akan membuat kita tidak nyaman saat melihatnya. Oleh sebab itu, kita harus tahu cara membersihkan plafon mobil sendiri.

Memang, mobil yang dipakai setiap akan membuat  interiornya cepat kotor, terutama pada bagian plafon mobil. Di sisi lain, banyak hal yang dapat membuat kotoran mudah menempel pada plafon mobil.

Plafon atau langit-langit mobil sering kali terabaikan kebersihannya, padahal tanpa disadari, ketika Anda membuka kaca pada mobil, secara otomatis plafon terkena debu dari luar kaca dan akhirnya meninggalkan debu ataupun kotoran.  Kelalaian kecil seperti ini tentu dapat berdampak buruk pada keadaan plafon mobil, khususnya pada plafon yang terbuat dari bahan sensitif seperti fabric berserat. Berikut ini beberapa langkah membersihkan plafon mobil dengan mudah:

APA YANG ANDA BUTUHKAN?

  • Kain

Untuk membersihkan plafon pada mobil Anda gunakanlah kain  berbahan lembut dan halus seperti kain microfiber. Penggunaan kain yang lembut dipilih karena kain tersebut tidak akan merusak serat plafon pada mobil Anda.

  • Air

Gunakan air bersih untuk membersihkan plafon pada mobil Anda. Jangan mencampur air tersebut dengan menggunakan sabun atau deterjen sebagai bahan tambahan.

  • Cairan pembersih khusus

Cairan pembersih khusus dapat Anda temukan di berbagai pusat perbelanjaan. Salah satu cairan pembersih serbaguna yang dapat membersihkan beragam bagian interior mobil yang dapat kami sarankan untuk Anda adalah Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP.

dapat digunakan terbalik
Membersihkan Plafon Mobil

Cairan pembersih multifungsi ini adalah berisi foam pembersih serbaguna yang Anda dapat gunakan untuk menghilangkan noda-noda membandel, baik pada interior mobil atau bahkan pada beragam perabot rumah Anda. Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP mengandung smart & active foam yang mampu meresap ke dalam pori-pori, efektif membersihkan, dan mengangkat kotoran dengan maksimal. Cairan pembersih ciamik ini dapat digunakan untuk beragam bahan kain, beludru, karpet, kain (fabric) ataupun vinyl (kulit imitasi). Pembersih serbaguna ini juga sangat aman karena tidak mengandung Fluorocarbon dan Phosphate.

membersihkan dengan maksimal
Merawat Perlengkapan Dapur

LANGKAH-LANGKAH MEMBERSIHKAN PLAFON

  1. Langkah pertama, Anda harus membasahi kain microfiber Anda dengan air namun jangan terlalu basah dan kemudian peras agar tidak ada air yang menetes dari kain. Jika menggunakan kain yang terlalu basah, hal tersebut dapat membuat plafon pada mobil menjadi lembap dan menjadi tempat berkembangnya bakteri yang dapat merusak dan menyebabkan bau pada mobil Anda.
  2. Setelah membasahi kain, usapkan kain tersebut pada bagian plafon yang kotor secara lembut, sehingga bahan plafon tidak rusak ataupun sobek.
  3. Apabila pada plafon Anda terdapat noda membandel, Anda tinggal semprotkan Tuff Stuff Multi-Purpose Foam Cleaner dari STP pada lokasi noda di plafon. Kemudian tunggu beberapa menit hingga busa menyerap, setelahnya Anda tinggal seka dan keringkan dengan lap microfiber. Ulangi proses tersebut jika noda masih terlihat.

Tips lain ketika Anda membersihkan kotoran pada plafon, gosoklah kain dengan lembut dan searah dengan serat plafon mobil Anda. Membersihkan kotaran dengan kain secara searah dilakukan guna menjaga serat plafon Anda rapi dan tidak cepat rusak. Hindari penggunaan vacuum cleaner ketika membersihkan plafon, karena daya hisap vacuum yang kuat dapat membuat serat pada plafon mobil Anda cepat mengendur.

Solusi Jitu saat BBM Naik

Baru-baru ini wacana kenaikan bensin bersubsidi makin santer. Hal ini tentunya bikin kalang kabut para pengguna bensin bersubsidi. Namun, jangan khawatir, Anda bisa menyiasati hal tersebut dengan beberapa cara. Salah satu solusinya adalah dengan menggunakan cairan aditif untuk membuat irit konsumsi bahan bakar.

Intinya, perawatan ruang bakar mobil atau sepeda motor menjadi sangat penting agar pemakaian BBM efisien. Untuk perawatan ruang bakar mobil, pemilik kendaraan harus memastikan telah menggunakan BBM berkualitas sesuai anjuran pabrikan.

Selain itu, Anda juga harus menggunakan campuran bahan bakar yang berfungsi untuk membersihkan injektor dan katup. Dengan menggunakan aditif yang dicampurkan saat Anda mengisi bensin, Anda bisa meminimalisasi munculnya kerak karbon di ruang bakar mobil. Dengan tidak adanya kotoran atau kerak karbon pada saluran pembakaran di kendaraan, aliran bensin lancar dan kinerja juga performa kendaraan Anda tentunya akan semakin tokcer.

Nah, kalau ruang bakar bersih itu rasanya kayak mobil baru, walaupun sebenarnya mobil lama. Mobil baru pasti bensinnya irit, dong.

Agar performa kendaraan Anda senantiasa terjaga dan tentunya bisa sekaligus mengirit konsumsi bensin, kami bisa sarankan salah satu produk aditif terbaik yang ada di pasaran, yaitu STP Complete Fuel System Cleaner.

Salah satu produk baru dari STP ini memiliki formula pembersih yang lebih kuat dibanding pendahulunya sehingga bisa lebih efektif membersihkan sistem vital bahan bakar, seperti injektor, katup pemasukan, kepala silinder, dan piston.

Cairan ini juga terbukti dapat mencegah korosi pada tangki bahan bakar dan salurannya. Dengan zat aktif yang akan memastikan saluran bahan bakar kendaraan Anda bebas karat, tentunya STP Complete Fuel System Cleaner akan menjaga performa kendaraan tetap dalam kondisi prima. STP Complete Fuel System Cleaner juga diklaim akan larut sempurna dengan segala jenis bensin dan juga dapat membantu mengurangi kadar emisi pada kendaraan. Produk ini sangat aman digunakan karena  tidak mengandung alkohol yang dapat mengganggu fungsi komponen vital seperti catalytic converter dan sensor oksigen. Jika ingin membersihkan sistem bahan bakar mobil Anda secara menyeluruh, campurkan produk ini dengan 40 hingga 60 Liter bensin setiap 5.000 km. Selamat mencoba!

Tips Memilih Oli Terbaik untuk Mesin Diesel

Oli diesel terbaik tentunya menjadi pilihan utama bagi pemilik mobil diesel. Oli mesin diesel dengan kualitas terbaik akan menjaga kualitas mesin mobil dengan baik. Selain itu, oli dengan kualitas terbaik juga akan membantu komponen mesin mobil bekerja optimal sesuai fungsinya.

Mobil diesel adalah mobil yang cukup banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Mobil jenis diesel biasanya digunakan untuk kendaraan niaga maupun kendaraan penumpang. Mobil diesel umumnya menggunakan mesin yang berbahan bakar solar. Mobil dengan spesifikasi diesel pun biasanya mampu melibas jalanan dengan beban barat dan berbagai medan yang tidak mudah untuk dilalui mobil berbahan bakar bensin.

Untuk menjaga mesin diesel tetap tangguh, tentunya pemilik harus menggunakan oli terbaik. Lalu kami akan jelaskan cara memilih oli diesel terbaik yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Memilih Oli Diesel Terbaik dengan Mencermati Bahan dan Kandungannya

Saat Anda ingin memilih oli diesel terbaik dapat dilihat dari bahan-bahan yang digunakan dalam oli. Oli diesel pada umumnya menggunakan dua bahan. Oli diesel dapat menggunakan bahan dasar mineral atau full sintetik. Semakin baik bahan yang digunakan oli maka kualitas oli juga akan semakin bagus.

Bagi pemilik mobil diesel modern disarankan untuk menggunakan oli dengan bahan full sintetik. Hal demikian disarankan karena oli full sintetik merupakan hasil pemilihan terbaik dan terbersih dari oli berbahan dasar mineral. Dengan demikian, oli ini akan memberikan perlindungan yang lebih baik jika dibandingkan oli berbahan mineral.

Memilih Oli Diesel Terbaik dari Viskositas Oli

Memilih oli terbaik bagi mobil diesel kesayangan Anda dapat dilihat dari viskositas oli. Patut Anda ketahui bahwa viskositas adalah ukuran kekentalan fluida yang menyatakan besarnya gaya gesekan di dalam fluida. Viskositas pada oli diesel biasanya tercantum dengan label SAE (Society of Automotive Engineers).

Kekentalan oli yang dianjurkan untuk mobil diesel dengan mesin yang dilengkapi dengan sistem commonrail biasanya dianjurkan untuk menggunakan viskositas 5W-40. Viskositas ini juga masih cocok untuk mobil diesel masa produksi sepuluh tahun ke bawah. Sedangkan, mesin diesel modern dengan turbo maupun nonturbo dapat menggunakan oli dengan viskositas 5W-30.

Jika mobil diesel yang Anda gunakan berumur lebih dari 10 tahun. Gunakan oli dengan viskositas 15W-40. Mesin diesel dengan usia di atas 10 tahun biasanya sudah tidak memerlukan oli yang encer sebab komponen mesin sudah tidak terlalu presisi.

Nah, salah satu hal paling penting yang harus Anda pertimbangkan dalam memilih oli mobil adalah merk oli. Salah satu merk oli yang dapat kami rekomendasikan untuk Anda adalah STP SYN Full Synthetic Diesel Oil.

Pouring oil to car engine. Fresh oil poured during an oil change to a car.

Pelumas Full Synthetic dari STP, merk ternama dari Amerika yang sudah eksis puluhan tahun, telah melampaui standar ketat pengujian dari STP. Oli ini pastinya sangat tepat digunakan pada kendaraan bermesin diesel dengan teknologi terkini.

Beragam Manfaat Menggunakan Aditif Oli Mobil

Setiap pemilik mobil pasti menginginkan mesin kendaraannya tetap prima dan nyaman saat dikendarai. Selain rutin melakukan perawatan, terkadang ada cara lain yang dilakukan oleh pemilik mobil agar dapur pacunya memiliki performa seperti yang diharapkan.

Salah satunya adalah dengan menambah “suplemen” pada pelumasnya, yakni berupa aditif. Tak sedikit yang percaya dengan penambahan aditif pada oli bisa meningkatkan kualitas pelumas di jantung pacu.

Dengan begitu, kinerja oli saat melumasi setiap sudut mesin bisa lebih maksimal dan mesin bisa bekerja dengan lebih baik. Akan tetapi, benarkah zat aditif yang dicampur pada oli bisa meningkatkan performa pelumas?

Lapisan ceramic nya, akan tetap melekat dan melindungi permukaan komponen bahkan pada saat oli diganti sekalipun.

Dalam menyempurnakan pelumasaan serta meminimalisasi keausan karena gesekan, Anda sebenarnya bisa menggunakan aditif selain oli untuk membuat mobil makin tokcer. Salah satu aditif oli yang bisa kami sarankan untuk Anda gunakan demi membuat mobil Anda makin mantap performanya adalah STP Ceramic Oil Treatment.

STP Ceramic Oil Treatment merupakan aditif oli berteknologi ceramic SiO2 yang dapat memberikan lapisan pelindung pada komponen mesin hingga 24.000km. Dalam memberikan perlindungan pada komponen mesin, STP Ceramic Oil Treatment melapisi komponen mesin dengan sempurna sehingga mengurangi keausan dalam bekerja.

menjaga dan melindungi mesin sampai dengan 24.000 KM. Sehingga mencegah terbentuknya kerak deposit.

Dengan demikian, STP Ceramic Oil Treatment akan menyempurnakan pelumasan mesin dan memperpanjang usia pakai mesin kendaraan.

Tak hanya mengurangi tingkat keausan, tetapi saat melapisi bagian mesin, STP Ceramic Oil Treatment juga melindungi bagian mesin dari endapan kotoran yang dapat menganggu peforma mesin.

Kandungan Ceramic dengan Anti-Friction Technology dapat membuat mesin lebih halus dan tenang, selain itu STP Ceramic Oil Treatment juga dapat mengurangi kerusakan pada mesin kendaraan yang sering digunakan. 

Cara pemakaian cairan aditif ini juga sangat praktis, STP Ceramic Oil Treatment dapat dituangkan langsung pada saat pergantian oli.

Dengan sempurnanya pelumasan secara tak langsung juga akan meringankan kinerja mesin serta berdampak pada peningkatan tenaga mesin serta efisiensi bahan bakar dan berkurangnya emisi gas buang.

STP Ceramic Oil Treatment akan tetap melindungi komponen mesin kendaraan walaupun sudah melakukan pergantian oli mesin.

Penggunaan STP Ceramic Oil Treatment dapat untuk semua jenis mesin kendaraan, baik mobil penumpang, truk maupun bis. Satu botol STP Ceramic Oil Treatment yang dibanderol dengan harga 250.000 rupiah ini dapat dicampur untuk 3.8 hingga 4.7L, dengan oli mineral maupun full sintetis dan oli mesin bensin maupun diesel.

Aditif Tablet Bisa Menghemat Bensin? Ah, Mitos!

Saat penjualaan BBM bersubsidi dibatasi seperti sekarang ini, ada banyak cara dilakukan oleh para pemilik kendaraan bermotor. Segala macam cara akhirnya dilakukan oleh pemilik kendaraan bermotor untuk menekan penggunaan bahan bakar. Pilihannya adalah dengan memakai alat penghemat atau zat aditif. Tujuan memakai penghemat bensin ini supaya irit dan tenaganya bisa bertambah.

Alat penghemat atau aditif bahan bakar sudah dijual bebas di pasaran, di toko konvensional maupun jual-beli online. Penjualnya berani mengklaim, alat tersebut mampu mengurangi penggunaan bahan bakar mobil hingga 20 persen. Namun, apakah kabar tersebut benar?

Sampai saat ini, belum ada penelitian atau riset akademis yang membuktikan isu itu. Bahkan, Agen Pemegang Merek (APM) tidak menganjurkan untuk memakai alat penghemat ataupun aditif bahan bakar jenis apapun. Jadi, jangan mudah percaya pada zat aditif yang menyatakan bisa menghemat BBM dalam waktu singkat.

Salah satu cara hemat BBM yang dianggap efisien dan cepat adalah dengan menggunakan zat aditif. Tujuannya, untuk membuat bahan bakar tahan lebih lama. Bahasa iklan atau marketing mereka bahkan bisa dibilang muluk-muluk karena diklaim bisa menghemat bensin hingga 50%.

Tidak jarang, zat aditif ini menggunakan aseton yang malah akan mengikis lapisan dalam tangki dan mesin dalam jangka waktu panjang. Jadi, jangan mudah percaya pada zat aditif yang menyatakan bisa menghemat BBM dalam waktu singkat.

Menggunakan aditif berbentuk pil hanya akan menambah daftar risiko kerusakan mesin dan saluran bahan bakar. Jika aditif berbentuk pil tidak luluh dengan baik malah berpotensi menyumbat jalur bahan bakar.

Aditif berbentuk cairan pun demikian, jika tak tercampur dengan baik malah bahan bakar tidak akan memiliki kadar yang sama sehingga pembakaran pun tak sempurna. Penggunaan octane booster sebagai aditif tidak seperti kita mengoplos dengan bensin beroktan lebih tinggi.

Salah satu aditif yang ampuh dan terbukti tepercaya adalah STP Octane Power Booster. Aditif ini berguna meningkatkan angka oktan sehingga mesin dapat membakar bensin dengan lebih sempurna. Selain itu, cleaner di dalam aditif ini akan membersihkan sistem pembakaran terus menerus.Octane Power Booster dari STP ini akan membantu memulihkan tenaga dan akselerasi dengan cara menghilangkan endapan dan membersihkan sistem bahan bakar. Octane Power Booster dari STP ini diformulasi dengan formula 2-in-1 yang dapat menaikkan angka oktan dan membersihkan sistem bahan bakar untuk mengembalikan performa yang hilang. Gunakan secara teratur saat Anda mengisi tangki untuk membantu mengurangi knocking.

Pentingnya Engine Flush saat Mengganti Oli Mobil

Anda bisa melakukan perawatan mesin mobil kesayangan tentunya dengan rutin melakukan penggantian oli. Pemilik mobil seringkali ditawarkan penggunaan engine flush ketika mengganti oli mesin di bengkel. Pertanyaannya adalah haruskah Anda melakukan engine flush setiap kali penggantian oli mesin? 

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut Anda harus tahu dulu apa itu engine flush dan apa fungsinya bagi mesin mobil. Cairan engine flush adalah cairan atau chemical yang berfungsi merontokkan deposit yang muncul di ruang mesin. 

Engine Flush Membantu Melarutkan Endapan Lumpur/Sludge
Membantu Melarutkan Endapan Lumpur/Sludge

Seiring pemakaian pastinya kondisi mesin mobil akan terbentuk deposit kotoran akibat dari oksidasi pada oli yang terjadi di ruang bakar. Oksidasi inilah yang membuat tingkat penguapan oli jadi tinggi dan kemudian terbakar akibat suhu mesin karena hal tersebut timbullah deposit. 

Cairan engine flush ini akan merontokkan atau membersihkan kerak yang menempel pada ruang mesin. Hal tersebut ditujukan untuk memberikan performa yang maksimal agar kinerja mesin tidak terganggu dengan endapan serta kerak yang ada di bagian mesin.

Oleh karena itu, Anda disarankan untuk rutin menggunakan cairan engine flush ketika mengganti oli mesin agar kondisi di dalam mesin tetap bersih. Cara penggunaan engine flush juga terbilang cukup mudah dan dapat dilakukan dengan cepat. Ketika Anda ingin mengganti oli mesin, masukkan terlebih dahulu cairan engine flush ke dalam lubang pengisian oli.

Lalu nyalakan mesin selama 5 hingga 10 menit agar cairan engine flush dapat bekerja dengan maksimal bersamaan dengan oli lama. Pada saat inilah cairan engine flush akan merontokkan dan membersihkan kotoran yang menempel pada bagian mesin mobil. Setelah itu, Anda dapat menguras oli lama dan menggantinya dengan oli yang baru.

Selain itu, Anda juga sebaiknya melakukan penggantian oli sesuai dengan waktunya, untuk mobil yang Anda gunakan harian, sebaiknya penggantian oli dilakukan setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali. Meskipun mobil jarang digunakan, tetap ketika sudah 6 bulan harus dilakukan penggantian oli mesin, tujuannya agar tidak terjadi sludge atau oli mesin yang mengental. Dengan melihat Deepstik oli, anda dapat melakukan pengecekan kondisi jumlah oli & kekentalan oli mesin pada kendaraan.

Ketika oli lama sudah mengental itu tandanya Anda butuh cairan engine flush untuk membersihkan sisa-sisa oli lama yang mengendap di dalam mesin. Jangan lupa untuk selalu mengganti filter oli juga setiap kali Anda melakukan engine flush ya. Sebab jika filter oli tidak diganti, oli lama yang bercampur dengan engine flush tidak akan terbuang dan berisiko untuk bercampur dengan oli yang baru nantinya.

Lantas, cairan engine flush apa yang bisa diandalkan untuk Anda gunakan tiap hendak menguras oli mesin? Jawabannya adalah Engine Flush dari STP! Cairan penguras oli mesin dengan formula aktif ini memiliki pelarut endapan, lumpur, serta kerak sehingga kotoran dan timbal yang menempel pada mesin dan komponen sekitarnya dapat tersuspensi di dalam oli kotor. Dispersan air akan mengikat kontaminan air yang ada di tiap celah mesin. Kontaminan air ini dapat terbentuk karena siklus suhu dingin dan panas setiap harinya. Bila dibiarkan, ini bisa bersifat korosif. Aditif anti wear menjaga gesekan antar metal tetap aman selama proses pembersihan.Hebatnya lagi, cairan penguras oli mesin ini bisa digunakan pada semua merek, tipe (sintetik & mineral) dan kekentalan (SAE) oli. Gunakan STP Engine Flush setiap kali Anda hendak membersihkan saluran oli mesin kendaraan dengan bahan bakar bensin atau diesel Anda. STP Engine Flush adalah produk yang aman terhadap sil dan paking (gasket) di semua jenis motor atau mobil Anda.

Kapan Sebaiknya Membersihkan Komponen Rem Mobil

Rem mobil, baik yang memakai tromol maupun cakram, seharusnya memang dibersihkan secara periodik agar rem tetap bekerja optimal saat dijalankan. Kotoran pada rem ini macam-macam, bisa debu, oli, air, serbuk logam akibat gesekan sistem rem, dan lain-lain.

Salah satu tanda jika rem sudah kotor antara lain rem tidak sepakem biasanya, hal ini terjadi karena adanya butiran debu yang menempel pada permukaan tromol atau kampas rem sehingga menjadi penghalang cengkraman kampas rem baik pada tromol maupun piringan cakram. Selain tidak sepakem biasanya, rem yang kotor juga bisa ditandai dari adanya bunyi mendecit atau menderit saat diinjak, suara ini tentunya mengganggu dan mengkhawatirkan.

Pembersih kampas dan cakram rem
Meluruhkan Debu, Minyak Serta Kotoran Yang Melekat.

Membersihkan Rem juga bermanfaat untuk memperpanjang usia cakram, tromol, atau kampas rem. Lebih parahnya lagi, kotoran pada rem bisa merusak salah satu komponen, misalnya tromol, kampas, atau bahkan cakram. Semakin bersih rem Anda maka usia komponen rem pun semakin panjang.

Pembersihan rem sebenarnya tidak memiliki patokan tertentu karena setiap medan atau jalan membawa implikasi yang berbeda pada sistem rem, misalnya banyak melewati jalanan berdebu atau berpasir akan menyebabkan rem cepat kotor sehingga harus lebih rutin dibersihkan.

Pembersihan rem ini idealnya dilakukan tiap 5000 kilometer, jika service berkala mobil adalah kelipatan 10 ribu kilometer maka khusus untuk membersihkan rem ini luangkan waktu sedikit di rumah karena membersihkannya relatif mudah. Ada satu merk pembersih rem yang bisa kami rekomendasikan untuk Anda, yaitu Brake & Parts Cleaner dari STP.

Pembersih Rem tanpa Membongkar
Membersihkan Komponen Rem Tanpa Harus Membuka Ban

Brake & Parts Cleaner dari STP adalah pembersih rem yang sangat andal.  Cairan pembersih ini dapat menyingkirkan minyak, oli, endapan sisa pengereman, serta kontaminan lainnya. Brake & Parts Cleaner dari STP pun sangat mudah digunakan tanpa harus membongkar tinggal semprot maka kotoran akan rontok. Cairan pembersih ini dapat digunakan juga guna membersihkan komponen-komponen rem sebelum dipasang kembali terutama sebelum proses pengencangan baut.