Royal Enfield One Ride: Hari Raya Para Penggemar Royal Enfield Seluruh Dunia

Baru-baru ini, Royal Enfield (RE) mengelar acara Royal Enfield One Ride di Indonesia, tepatnya pada Minggu (27/9/2021). Gelaran besar ini merupakan bagian dari acara global yang dibuat tiap tahun di berbagai negara. Acara bertajuk One Ride 2021 ini merupakan edisi ke-10 dan diselenggarakan serentak di 35 negara, dengan penerapan ketat terhadap semua protokol Covid-19 di tiap yang negara bersangkutan.

One Ride mengajak para penggemar sepeda motor dan pengendara RE di seluruh dunia datang dan berkendara merayakan persahabatan sambil mengangkat isu sosial. Vimal Sumbly, Business Head RE pasar Asia Pasifik, mengatakan, One Ride bukan sekedar marquee ride, tetapi merupakan semangat bersepeda motor bersama komunitas yang terus berkembang.

“Kami yakin bahwa tahun ini, kami akan membuat One Ride lebih sukses dengan komunitas setia kami dan semangat bersama untuk berkendara,” katanya dalam rilis resmi dari pihak Royal Enfield, Senin (27/9/2021).

Di Thailand, RE mengadakan acara pembagian sembako untuk masyarakat kurang mampu di Wat Sangwet dan Pakkret, serta panti asuhan anak disabilitas di Bangkok dan provinsi Nonthaburi. Di Australia, RE bekerja sama dengan Food Bank Australia mendistribusikan lebih dari 8.000 paket makanan. Kemudian membuat aktivitas berkendara bernilai positif soal isu lokal yang relevan.

Komunitas Wuling Almaz Indonesia Rayakan Ulang Tahun Kedua dengan Meriah

Komunitas mobil Wuling Almaz Indonesia (WALI) merayakan hari jadi yang ke-2 pada Minggu (19/9/2021). Karena masih dalam suasana pandemi, perayaan digelar secara virtual.

Meski virtual, perayaan berlangsung secara meriah dan diikuti oleh ratusan membernya. “Hari ini kita happy karena diikuti 430 member. Melebihi ekspektasi kita juga,” ungkap Ketua Umum WALI Andrian Salim Ngatio dalam keterangan resminya, Selasa (21/9/2021).

Pria yang akrab disapa Om Jerry ini menyampaikan, tujuan utama digelarnya perayaan HUT ke-2 WALI agar para member semakin mengenal komunitas mobil yang mereka naungi.

“Tujuan kita yang utama adalah bagaimana teman-teman yang mungkin belum kenal WALI semakin kenal WALI,” katanya.

Lomba mempromosikan kekayaan wisata, kuliner dan budaya daerah masing-masing chapter di seluruh Indonesia menjadi bagian dari anniversary ke-2 WALI.

Dari 16 video yang terkumpul, 5 video terpilih sebagai pemenang yakni chapter Bogor, chapter Jakarta, chapter DIY, chapter Tangerang dan juara pertama dimenangkan chapter Jawa Timur.

“Juara pertama mendapat uang Rp5 juta rupiah,” ujar Om Jerry.

Meski baru seumur jagung, perayaan HUT ke-2 WALI berlangsung mewah. Hal itu ditandai dengan banyaknya door prize, bahkan total hadiah yang disiapkan mencapai 50 juta.

Sekadar informasi, komunitas dengan 2100 anggota dan 28 chapter itu akan mengadakan touring ke Sulawesi dalam waktu dekat.

“Kami berharap WALI ini tetap solid dan kami mengimbau dan mengajak, mari besama WALI, kita berkomunitas untuk bersilaturahmi, happy dan bermanfaat bagi member dan masyarakat Indonesia,” tutup Om Jerry.

Touring Seru YNCI Tangsel untuk Memperingati Kemerdekaan RI

Dalam rangka memperingati hari kemerdekaan, Yamaha NMAX Club Indonesia (YNCI) Chapter Tangsel, Serang dan Tangerang menggelar touring kemerdekaan ke Bromo Tengger Semeru, pada 14—20 Agustus 2021. Perjalanan touring yang memakan waktu selama 7 hari tersebut menempuh jarak sejauh 2.000 Km.

Karena masih dalam masa PPKM Darurat, jumlah motor yang berangkat pun dibatasi, yaitu hanya 7 unit, plus satu mobil. Melalui kegiatan yang dilakukan para anggota YNCI, sangat terlihat bahwa masa PPKM jelas menjadi tantangan tersendiri bagi komunitas yang akan melakukan kegiatan touring. Pasalnya, setiap pengendara wajib untuk mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat ini, seperti memakai masker dan membawa surat negatif Covid-19.

Untungnya, dengan mengikuti prokes ketat perjalanan YNCI berjalan lancar tanpa hambatan sampai di Bromo Tengger Semeru.

Walau ada kendala kecil selama di perjalanan, tidak menyurutkan semangat para team untuk tetap melanjutkan touring kemerdekaan ini.

Tepat pada hari selasa, 17 Agustus 2021 para anggota YNCI yang mengikuti kegiatan touring kemerdekaan sampai di lokasi sesuai rencana. “Tim kami menyempatkan untuk melakukan Upacara Merah Putih untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia,” ujar Ketua Umum YNCI Yudi Kusuma dalam keterangan resminya.

Dalam perjalanan, YNCI Tangsel juga disupport beberapa chapter lainnya.

Beberapa di antaranya ada YNCI Indramayu, YNCI Blora, dan beberapa komunitas motor lainnya.

Komunitas Harley-Davidson Club Indonesia Dukung Pemberlakuan Penggolongan SIM C

Tahukah Anda bahwa penggolongan surat izin mengemudi (SIM) C rencananya akan segera diberlakukan bulan ini.

Meski belum ditentukan tanggalnya, kini Korlantas Polri tengah mengebut persiapan sarana dan prasarana pendukung. Oleh karena itu, Ketua Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Chapter Tangerang, Ramadhan Agit, mengatakan kalau sangat mendukung kebijakan penggolongan SIM C ini.

“Mengendarai Harley itu butuh keahlian khusus, maka dari itu kami sangat setuju dengan diadakannya penggolongan SIM C1 dan C2,” ujar Agit. Menurutnya, peraturan baru ini dapat mengindari pengendara motor gede (moge) yang arogan. Pasalnya, menaiki sebuah Harley-Davidson itu sendiri sangat berberda dibandingkan dengan menaiki motor lainnya. “Untuk mendapatkan SIM tersebut kan kita harus melalui pelatihan safety riding, nah itu sangat bagus sebenarnya untuk mengurangi orang-orang yang bawa motor besar itu ugal-ugalan di jalan,” jelasnya lagi.

Dengan mengikuti pelatihan safety riding, pengendara dapat mengerti bagaimana teknik-teknik berkendara yang baik dan benar. “Jadi, dia mengerti bagaimana caranya meng-handle motor apabila terjatuh, bagaimana caranya teknik pengereman yang baik, cara berbelok yang baik, dan bagaimana di jalan itu naik moge aman dan tidak mencelakakan dirinya sendiri maupun orang lain,” katanya.

Seperti yang kita tahu, ketika berada di jalan umum, tiap kendaraan memiliki hak sebagai pengguna jalan. “Di jalan itu kita semua punya hak yang sama, mau motor kecil mau mobil mau mau moge itu semua punya hak yang sama,” tutupnya.

Sebagai tambahan, penggolongan SIM C ini tertuang dalam Peraturan Polisi (Perpol) Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan Surat Izin Mengemudi. Adapun penggolongan SIM sepeda motor ini dibedakan berdasarkan kapasitas mesin motor yang digunakan.

  • SIM C berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor jenis Sepeda Motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc.
  • SIM C1 berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor jenis sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 250 cc sampai dengan 500 cc, atau kendaraan bermotor sejenis yang menggunakan daya listrik.
  • SIM C2 berlaku untuk mengemudikan kendaraan bermotor jenis sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 500 cc atau kendaraan bermotor sejenis yang menggunakan daya listrik.

Mengenai syarat naik ke SIM C1, pemohon harus berusia 18 tahun dan telah memiliki SIM C selama satu tahun. Sedangkan, bila ingin naik ke SIM C2, usia minimum pemohon ialah 19 tahun dan sudah memiliki SIM C1 selama setahun.

Marc Marquez dan Pol Espargaro Dukung Kegiatan Positif Komunitas Honda di Indonesia

Tidak bisa dipungkiri lagi, situasi pandemi ini membuat banyak kegiatan terganggu. Salah satunya adalah kegiatan untuk berkumpul bersama teman-teman komunitas. Untuk itu, dibuatlah acara silaturahmi virtual Ngobrol Online Seputar Komunitas (Ngoprek) oleh PT Astra Honda Motor (AHM). Pada acara yang digelar Kamis (12/8/2021), ternyata AHM menghadirkan tamu kejutan. Tamu tersebut adalah pebalap Repsol Honda Team, yakni Marc Marquez. Pebalap dengan nomor 93 itu menyemangati komunitas Honda dalam kondisi yang penuh tantangan saat ini.

Dengan mengusung tema bertajuk “Keep The Dream Alive in Challenging Time,” sebanyak 80 bikers dari komunitas Honda mendapatkan inspirasi dari sang juara dunia enam kali MotoGP, Marquez, untuk tetap memiliki semangat dalam menghadapi kondisi pandemi saat ini dan terus meraih mimpi, serta menebarkan energi positif sebagai komunitas Honda.

“Tetap semangat. Jadilah komunitas Honda yang membanggakan dengan tidak pantang menyerah dalam mewujudkan mimpi-mimpimu,” ujar Marquez, dalam keterangan resminya. Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Pol Espargaro juga ikut menyapa komunitas Honda. Pol mengajak perwakilan komunitas Honda dari berbagai segmen dan paguyuban di seluruh Indonesia untuk terus memberikan kontribusi positif dan tetap mematuhi protokol kesehatan. “Dalam kondisi pandemi saat ini, tetaplah jaga kesehatan dan selalu patuhi protokol kesehatan. Lakukanlah banyak hal baik dan kontribusimu yang kuat untuk orang banyak. Kita bisa hadapi dan lakukan ini bersama-sama,” kata Pol.

Pada Ngoprek edisi spesial ini, beberapa perwakilan komunitas juga mendapatkan kesempatan untuk berbincang santai langsung dengan Marquez. Pebalap asal Spanyol tersebut berbagi pengalaman dan tips dalam upaya terus menyemangati diri, bersaing, dan menggapai mimpinya di ajang MotoGP, meskipun dalam kondisi yang penuh tantangan saat ini. Selain Marquez, AHM juga turut menghadirkan pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) yang sedang bersaing di ajang balap FIM CEV Moto3™ Junior World Championship, Mario Suryo Aji. Mario ikut memberikan semangat pada komunitas Honda untuk tetap bersama-sama berjuang melewati masa pandemi ini. “Kehadiran Marc Marquez dan pesan semangat dari Pol Espargaro kami harapkan dapat memberikan suntikan motivasi dengan semangat Satu Hati pada komunitas Honda agar tetap berkarya, meraih mimpi, dan berkontribusi positif di masyarakat,” ujar General Manager Marketing, Planning, and Analysis AHM Andy Wijaya. Komunitas motor Honda juga turut berbagi dan membantu sesama di tengah pandemi ini dengan berbagai kegiatan positif, seperti menyalurkan paket bantuan makanan dan vitamin untuk pengemudi ambulans, ratusan paket bantuan untuk yatim piatu dan dhuafa, serta Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis dan masyarakat. Selain itu, aksi peduli dari komunitas Honda juga dilakukan dalam bentuk lain, seperti penanaman 10.000 pohon di Bukit Mekaki Sekotong, Lombok Barat (11/4), pembuatan taman baca di Kampung Mosso, Papua (24/2), dan bantuan berupa paket sembako saat bencana gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat (26/2), serta bencana banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (29/4).

Tanggapan Komunitas Ducati Indonesia pada Pemberlakuan Penggolongan SIM C

Agustus 2021 ini, penggolongan Surat Izin Mengemudi (SIM) C dengan peningkatan ke SIM C1 akan segera diimplementasikan. Penggolongan SIM C ini diperuntukan untuk para pengguna motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc. Menanggapi hal tersebut, Bonifacius Soemarno, selaku Marketing Head Ducati Indonesia mendukung dengan kebijakan baru ini. “Jadi pada dasarnya kami sebagai brand pasti ikut aturan pemerintah,” ujar pria yang akrab disapa Bongki pada Selasa, (10/8/2021). Disampaikan olehnya, Ducati Indonesia sudah memberikan informasi tersebut kepada para konsumennya yang tergabung dalam komunitas.  “Di komunitas juga kita udah mulai mempersiapkan lah, bahwa nanti kita harus upgrade SIM,” tuturnya. Menurutnya, motor dengan kapasitas mesin besar dan tenaga yang buas dibutuhkan keahlian khusus untuk dapat mengendarainya. Dari sisi penjualan, Bongki meyakini kalau tidak akan berpengaruh dengan adanya penggolongan SIM C.

“Kalau dampak sih saya rasa nggak ada, apalagi mereka yang memang punya hobi motor gede, ibarat harga BBM naik orang juga tetap mau beli,” ungkap Bongki. Untuk itu, Bongki menyarankan para konsumennya untuk segera melakukan peningkatan ke SIM C1 saat telah resmi diimplentasikan oleh pihak kepolisian. “Mengendarain motor gede kayak gini sama seperti truk-truk yang spesifikasinya lebih besar dari pada mobil biasa, jelas harus harus berkompeten,” tandasnya.

PLN Bali Gandeng Komunitas Otomotif untuk Memasyarakatkan Kendaraan Listrik

Ada gebrakan baru dari PLN Bali untuk memasyarakatkan kendaraan listrik. Bila sebelumnya dikenal istilah Sunmori alias Sunday Morning Ride yang ngetop di kalangan biker, kekinian, kini ada “Afternoon Cruisin”. Bukan sembarang kegiatan cruising, kegiatan ini adalah wadah untuk mengenalkan kendaraan listrik lebih dekat ke berbagai kalangan, termasuk lewat komunitas otomotif.

Dikutip dari kantor berita Antara, PT PLN (Persero) UID Bali menggandeng Komunitas Dewata EV Association untuk bekerja sama mempopulerkan kendaraan bertenaga listrik. Caranya, ikut ambil bagian dalam ajang Mototribe Show yang diselenggarakan di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali.

“Kami berharap agar acara ini mampu memberikan kontribusi untuk kebangkitan ekonomi Bali melalui industri otomotif,” jelas Manager Pemasaran PLN UID Bali, Oscar Praditya via keterangan tertulis, Minggu (27/6/2021).

Dalam kesempatan itu, PLN & DEVA memamerkan kendaraan listrik untuk semakin memasyarakatkan electrifying lifestyle. Oscar Praditya mengatakan bahwa pihaknya mengajak masyarakat untuk mencoba kendaraan listrik melalui kegiatan test drive yang disediakan dalam acara. Tujuannya siapa saja yang mencoba bisa mengetahui keistimewaan dari kendaraan ramah lingkungan tadi. Inilah Afternoon Cruisin dengan menjajal sepeda motor listrik.

“Kami telah menggandeng berbagai pihak seperti Gesits, Makara, United T1800, BF Goodrich, Selis dan Viar yang telah menyediakan kendaraannya,” tandasnya.

Sementara itu, perwakilan Komunitas Motor Listrik Indonesia Peter Kho menjelaskan, saat ini Indonesia adalah negara importir minyak di mana sebagian APBN dibebankan untuk mendatangkan minyak dari luar negeri.

“Indonesia bukan lagi negara eksportir, sehingga kondisi itu membebani APBN kita. Jika masyarakat banyak yang beralih ke kendaraan listrik, maka APBN bisa surplus dan anggaran dapat dimanfaatkan untuk alokasi lainnya yang lebih bermanfaat,” jelas Peter Kho.

Selain itu, banyak manfaat yang dapat dirasakan jika masyarakat beralih ke kendaraan listrik. Antara lain adalah menurunnya polusi udara dan polusi suara.

“Industri kendaraan listrik ini sudah didukung Pemerintah, dan PLN sebagai salah satu penggeraknya juga telah menyediakan infrastruktur charging station yakni SPKLU yang memudahkan pengendara listrik untuk mengisi ulang daya,” lanjutnya.

Di acara Mototribe Show Bali, Ketua MPR Bambang Soesatyo juga meninjau booth pameran kendaraan listrik.

“Saya mengapresiasi PLN telah berperan aktif dalam industri kreatif dalam mendorong perkembangan electric vehicle khususnya konversi kendaraan motor menjadi listrik,” demikian ungkapnya menanggapi kehadiran sepeda motor bertenaga energi bersih ini.

Aksi Sosial Bikers Bantu Penduduk di Pelosok Papua Ini Sungguh Patut Ditiru

Kesan arogan yang sering tersemat ke para anak motor harusnya ditinjau ulang deh. Siapa bilang anak motor itu semuanya arogan? Enggak juga kok, contohnya bikers di Kota Jayapura, Papua ini. Para pengendara motor yang tergabung dalam berbagai klub di Jayapura melaksanakan bagi-bagi sembako untuk perbaikan gizi warga di Kampung Mosso, pada hari Minggu, 18 Juli 2021.

Dengan berkolaborasi dengan pihak Satuan Tugas TNI Pamtas Ri-PNG Yonif 131/Brs Pos Mosso, 30 bikers yang terdiri dari anggota klub HPCI Chapter Jayapura, VHC Jayapura, JBI Kenambai Umbai Sentani, serta SHSCJ, kompak melakukan bakti sosial di sekitar kampung yang terletak di perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini ini.

“Kampung Mosso memang sejak lama sudah dijadikan para bikers sebagai sasaran bakti sosial bersama dengan pihak Satgas TNI di sini, saat ini klub HPCI Chapter Jayapura telah berpartisipasi untuk membuat taman membaca di kampung ini,” kata Glenn Siantari dari VHC selaku salah satu koordinator dalam acara ini, dikutip dari Tribun-Papua.com.

Selanjutnya, sebagai tuan rumah, Danpos TNI Mosso, Letda Inf Eri Hermawan, mengatakan rasa terima kasih atas kepedulian dari Bikers Jayapura. “Nantinya sembako ini akan kami masak lalu dibagikan kepada warga sekitar kampung untuk perbaikan gizi dari tiap anak serta keluarga yang tinggal di sekitar wilayah perbatasan dengan Papua Nugini,” ungkap Eri.

Ia menambahkan, selama sudah lebih dari dua bulan ini pihaknya rutin memasak untuk warga Kampung Mosso, khususnya setiap hari Jumat, yang ia beri nama Jumat Berkah.

“Ya ini sebagai pengabdian kami kepada warga kampung, karena kami diberikan kesempatan bertugas di sini, warga kampung juga sangat berbahagia atas kehadiran kami,” tutup pria yang berasal dari Kota Payakumbuh, Sumatera Barat itu.

Sekadar diketahui, Kampung Mosso yang terletak di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura memiliki sekitar 300 penduduk yang hidup di sekitar perbatasan dengan Negara Papua Nugini.

Mudah-mudahan para bikers di seluruh penjuru Indonesia semakin banyak yang memiliki inisiatif seperti para bikers dari Papua ini. Apalagi, di tengah kondisi dunia yang terdampak pandemi seperti sekarang ini, banyak orang membutuhkan bantuan.

Komunitas Camper Van Indonesia Tunda Pelaksanaan Jambore Nasional

Kegiatan komunitas Camper Van Indonesia

Komunitas Camper Van Indonesia (CVI) menunda pelaksanaan Jambore Nasional (Jamnas), lantaran ada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 hingga 20 Juli 2021. Seperti diketahui, PPKM Darurat ditujukan untuk menekan kasus Covid-19 dengan target penurunan mencapai 10.000 kasus per hari. PPKM Darurat mengatur segala kegiatan di sektor esensial, non-esensial, hingga pendidikan, untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

“Karena PPKM Darurat, Jambore Nasional Camper Van Indonesia ditunda,”  kata Muhamad Slamet, dari komunitas CVI kepada DR OTO.com, “Seharusnya Jamnas CVI mulai 9 sampai 11 Juli 2021 di Bali,” kata Muhamad Slamet. Ia mengungkapkan, sejauh ini CVI belum menentukan tanggal pengganti untuk pelaksanaan Jamnas tahun ini.

X