Jangan Asal Ganti Oli Motor, Sesuaikan dengan Kapasitasnya!

Ada baiknya Anda perhatikan hal ini saat mengganti oli. Ada hal yang sebaiknya jangan sering dilakukan, yaitu mengisi oli terlalu banyak di motor matic.

Saat mengisi atau ganti oli motor matic Anda wajib untuk selalu melihat takaran atau volume oli yang dianjurkan oleh pabrikan untuk jenis motor yang digunakan.

Umumnya, takaran anjuran oli ini bisa terlihat di area crankcase CVT atau dekat lubang pengisian oli.

Saat ini oli motor matic takarannya berkisar di angka 650—900 ml saja.

Makanya kemasan oli untuk motor matic itu biasanya 800 ml sementara bebek bisa 1.000 ml atau 1 liter.

Malah di motor-motor matic keluaran baru seperti BeAT dan Genio itu lebih sedikit lagi volume olinya. Cuma 650 ml saja. Memang di beberapa motor seperti NMAX atau Aerox bisa 0,9 liter, tapi rata-rata tidak sampai 1 liter untuk penggantian berkalanya.

Disarankan saat mengganti oli motor matic jangan terlalu banyak meskipun hanya berselisih 100 ml saja.

Akibat oli yang terlalu banyak tentu sirkulasi juga jadi berat di dalam mesin, performa motor malah bisa menurun.

Belum lagi oli yang terlalu banyak di motor matic biasanya bisa naik ke filter udara lewat slang hawa, nanti filter udara jadi rusak kalau kena oli.

Sebaiknya, saat lakukan penggantian oli mesin cari tahu dulu berapa volume oli yang dibutuhkan oli mesin motor kalian.

Sebelum ganti harus pakai gelas ukur dan pas untuk menakar volume olinya, jangan sampai kebanyakan karena oli terlalu banyak bisa bikin tarikan berat.

Tips Menjaga Peforma Mobil setelah Menempuh Perjalanan Mudik

Perjalanan jauh yang Anda tempuh dengan mobil setelah mudik Lebaran bisa membuat pelumasan terutama oli mesin terkena dampaknya.

Cuaca yang menyengat dan panas juga kondisi jalanan yang sering macet pastinya akan membuat oli mesin menjadi mudah menyusut atau menguap.

Oli mesin yang menguap terlalu banyak bisa menyebabkan pelumasan pada mesin menjadi terganggu.

Sebagaimana kita ketahui, oli mesin tidak hanya sebagai pelumas antar komponen yang bergesekan, namun juga membantu pendinginan mesin.

Penguapan oli mesin yang terlampau tinggi sebaiknya dihindari.

Penyebab oli mesin menguap terlalu banyak itu karena mesin selalu bekerja pada suhu tinggi secara terus menerus.

Suhu tinggi ini membuat titik didih oli mesin juga ikut berada di level tertinggi.

Alhasil, secara perlahan-lahan oli mesin menguap selama perjalanan.

Selain itu, keausan komponen juga bisa menjadi penyebab oli mesin menguap.

Keausan ring piston dan silinder membuat penguapan oli juga semakin tinggi.

Hal ini biasa ditemui pada mobil yang sudah berumur dipakai untuk mudik lebaran.

Jadi setelah kembali pulang dari mudik lebaran ada baiknya cek kembali volume oli mesin.

Jika memang penguapan terlalu parah, tambahkan oli atau ganti baru.

Apa Perlu Membuka Kap Mesin Mobil Saat Istirahat dari Perjalanan Jauh?

Sesuatu yang lumrah kita jumpai belakangan ini saat mudik adalah pemandangan di rest area tol banyak pengendara membuka kap mesin mobil kala sedang parkir.

Namun, bagaimana sebenarnya faedah dan aturan yang ada dari membuka kap mesin mobil saat sedang beristirahat dari perjalanan jarak jauh?

Kap mesin mobil memang sengaja dibiarkan menganga oleh sang pemilik mobil yang sedang menempuh perjalanan jauh dengan harapan suhu mesinnya bisa lekas turun. Sembari sang pemilik istirahat, mesin mobil coba didinginkan dengan cara membiarkan kap mesinnya terbuka.

Sesungguhnya tidak ada larangan terkait membuka kap mesin, tetapi sebenarnya hal ini tidak terlalu berpengaruh. Suhu mesin juga akan tetap normal saja. Perlu Anda ketahui bahwa suhu kerja mesin berbeda dengan suhu sekitar. Suhu kerja mesin berkisar 9 hingga 95 derajat celcius. Di sinilah efisiensi tenaga dan konsumsi BBM didapat.

Kipas atau extra fan akan berputar otomatis jika mesin butuh pendinginan. Oleh karena itu, sebenarnya suhu ideal mesin ya memang seperti demikian. Dengan catatan sistem pendinginan bekerja optimal.

Berbeda dengan suhu sekitar yang mungkin dirasakan pemilik mobil. Panas di area luar bonnet terasa di sekitar mobil. Karena ini banyak pengendara merasa engine hood-nyaperlu dibuka karena terlalu panas.

Nah saat proses membuka kap mesin mobil bisa jadi momen berbahaya. Apalagi jika komponen itu panas, Anda bisa saja malah melukai tangan sendiri. Perlu diingat bahwa jika Anda terpaksa buka harus menggunakan alas atau sarung tangan.

Selain itu, jangan duduk di sekitar bagian depan mobil jika dirasa panas. Begitu juga jangan parkir di kepadatan, pasti potensi panas mengganggu lalu-lalang orang lewat. 

Serba salahnya, mobil juga tidak bisa ditinggal ke toilet atau restoran. Soalnya mobil masa kini, salah satu sensor atau switch alarm ada di bagian dalam area mesin. Jadi jika mobil dikunci pakai remote maka alarm pun akan berbunyi.

Selain itu siapa tahu ada tangan jahil yang mengincar komponen mesin Anda yang kap mesinnya menganga ditinggal pergi. Terakhir, dari segi estetika, sepertinya mobil yang terparkir dalam keadaan dibuka kap mesinnya kurang enak dilihat.

Tips Beristirahat di Rest Area saat Mudik Lebaran

Adalah sebuah keniscayaan bahwa melakukan perjalanan jauh saat mudik Lebaran pasti akan membuat Anda mengalami kelelahan.

Salah satu cara yang harus dilakukan untuk mengurangi lelah tersebut adalah dengan melakukan istirahat di rest area.

Saat mudik Lebaran nanti, kondisi rest area pasti akan sangat penuh.

Dibutuhkan beberapa persiapan agar bisa istirahat dengan aman dan nyaman.

Seperti dikutip dari GridOto.com, “Kalau mobil diparkir usahakan tidak jauh dari tempat beristirahat,” buka Adrianto Sugiarto Wiyono, Dosen Transportasi Politeknik APP Jakarta juga sebagai Senior Instructor Indonesia Defensive Driving Centre (IDDC)

“Hal ini dimaksudkan agar kita bisa mudah memantau kendaraan,” tambahnya.

Pastikan juga tidak meninggalkan barang bawaan berharga di dalam mobil.

Saat memilih tempat parkir, sebaiknya jauh dari truk dan bus.

Bila terlalu dekat dikhawatirkan mobil tidak terlihat oleh supir dan berakibat berbahaya.

Soal tempat istirahat, akan lebih baik jika tidak beristirahat di dalam mobil.

“Kalaupun terpaksa beristirahat di dalam mobil jika rest area penuh, sebaiknya jangan gunakan AC,” jelasnya.

“Kita nggak pernah tau bagaimana kondisi mobil, yang ditakutkan ada kebocoran gas buang dan CO2 yang masuk ke dalam kabin, ini sangat berbahaya,” jelasnya.

Nah, sekarang sudah tahu kan bagaimana beristirahat di rest area dengan aman dan nyaman.

Tips Jadi Pembonceng Motor yang Paripurna

Sebagian orang senang memilih melakukan mudik menggunakan sepeda motor. Mungkin saja Anda adalah salah seorang yang akan melakukan mudik dengan sepeda motor di tahun ini. Agar perjalanan jauh menggunakan motor menjadi lebih aman dan nyaman, pembonceng harus ingat beberapa hal ini.

Berkendara jauh menggunakan motor sambil berboncengan memang enak dilakukan.

Namun, buat kalian para pembonceng juga wajib tahu beberapa hal yang musti dilakukan.

Ada beberapa hal yang harus kalian lakukan agar pengendara motor tetap merasa aman dan nyaman ketika membonceng kalian.

Berkendara jarak jauh memang menyenangkan dengan ditemani teman ataupun kerabat, tetapi para pembonceng juga perlu memperhatikan beberapa hal.

Pasalnya, setiap gerakan yang dilakukan oleh pembonceng di motor juga akan berpengaruh pada handling dan manuver yang akan dilakukan pengendara.

Hal utama yang harus dilakukan pembonceng adalah harus menjadi partner berkendara yang aman dan memberikan kenyamanan bagi pengemudi. Jangan lupa, pembonceng juga tetap harus menggunakan riding gear yang lengkap.

Ada beberapa hal lain yang bisa dilakukan boncengan agar pengendara tetap merasa aman dan nyaman saat memboncengi kalian.

Jika menjadi pembonceng, usahakan jangan sampai tertidur. Hal ini dapat mengganggu keseimbangan dalam berkendara dikarenakan tubuh yang tidak dapat dikendalikan.

Selain hal itu, posisi badan pembonceng juga harus sesuai ketika duduk di atas motor.

Saat berboncengan, alangkah baiknya pembonceng dapat memeluk pengendara atau dapat memegang jaket pengendara untuk menambah keseimbangan saat berkendara.

Hal lainnya yang harus diperhatikan adalah pembonceng juga harus tetap konsentrasi dan mengikuti arah pengemudi di depannya agar gerakan motor menjadi lebih stabil.

Nah, itu tadi beberapa tips untuk menjadi pembonceng yang aman dan nyaman untuk pengemudinya.

Apa Benar Aki Bawaan Motor Baru Umurnya Pasti Panjang?

Hingga saat ini, ada anggapan bahwa aki bawaan motor baru punya usia pemakaian yang lebih panjang dibandingkan aki pengganti.

Lantas, sebuah fakta yang perlu kita gali adalah “Berapa sebenarnya lama usia pemakaian aki bawaan motor?”.

Berdasarkan fakta yang berhasil kami himpun, rata-rata usia pemakaian aki bawaan motor itu 3 sampai 4 tahun.

Jadi, kalau usia pemakaian aki bawaan motor Anda sudah menginjak usia di atas 4 tahun, Anda harus waspada.

Kalau sudah menginjak usia pemakaian di atas 3 sampai 4 tahun sebaiknya sudah siap-siap untuk mengganti aki baru.

Usia pemakaian aki bawaan motor termasuk cukup panjang apabila dibandingkan dengan aki yang dibeli di toko.

Untuk aki dari beberapa merk yang sudah memiliki nama, biasanya aki bisa memiliki usia pemakaian 2 sampai 3 tahun, dengan syarat kondisi berbagai komponen kelistrikan motor masih baik.

Ternyata ada alasan di balik usia pemakaian aki bawaan motor lebih panjang dari aki yang dibeli di toko.

Prinsip dasarnya aki yang digunakan di motor baru itu biasanya kondisinya masih fresh.

Oleh karena itu, biasanya aki yang digunakan untuk motor baru adalah aki yang dibuat di hari itu dari pabrik langsung dikirim langsung dan dirakit di motor.

Sedangkan, aki yang dibeli di toko sebagai pengganti aki motor Anda bisa saja sudah tersimpan lama.

Selain itu, kondisi pengisian motor baru masih cukup bagus ketimbang motor yang sudah lama.

Itulah beberapa faktor yang bisa memengaruhi umur pemakaian aki bawaan motor bisa lebih panjang dibanding aki pengganti yang Anda beli dari bengkel.

Mencampur Pertalite dengan Octane Booster Benarkah Bisa Jadi Solusi?

Pada Jumat, 1 April 2022 harga bahan bakar minyak Pertamina Pertamax naik menjadi Rp 12.500 per liter.

Harga Pertamina Pertamax naik tinggi ini bisa membuat sebagian penggunanya pindah ke bahan bakar yang oktannya lebih rendah dan harga lebih murah.

Padahal mobilnya tidak direkomendasikan oleh pabriknya menggunakan bahan bakar dengan oktan rendah tersebut.

Nah, sebagian orang lagi menyiasati hal di atas dengan penggunaan bensin oktan rendah dan ditambah octane booster.

Octane booster ini memang diciptakan untuk memaksimalkan dan menaikkan angka oktan bensin.

Setelah diuji coba angka oktan yang bisa dinaikkan sekitar 1.

Selain menaikkan angka oktan, sebenarnya ada kelebihan lain yang dimiliki cairan octane booster.

Fungsi lain dari octane booster ini berkat adanya zat aktif pembersih.

Zat aktif pembersih pada octane booster ini menjaga saluran intake dan saluran bahan bakar tetap bersih.

Hal ini penting untuk menjaga semprotan bahan bakar oleh injektor tetap bersih.

Karena saluran bahan bakar selalu terjaga, performa mobil bisa lebih terjaga walaupun menggunakan bahan bakar dengan oktan rendah.

Supaya hasilnya maksimal, perbandingan antara campuran octane booster dengan bensin di tangki harus dihitung lebih dulu.

Kemasan octane booster di pasaran sendiri bervariasi, umumnya dijual dengan kemasan botol kapasitas 150—250 ml.

Untuk satu botol octane booster umumnya bisa dipakai unutk campuran bensin sebanyak 40 hingga 60 liter. Jadi, Anda yang ingin mencobanya di motor harus memperkirakan dengan benar sesuai petunjuk yang tertera pada kemasan octane booster yang Anda gunakan.

Mengapa Ban Belakang Motor Lebih Cepat Botak?

Sebenarnya, ada beberapa alasan yang bisa membuat ban belakang motor lebih cepat habis jika dibandingkan dengan ban depan.

Salah satu hal yang bikin ban belakang cepat habis karena kinerja ban belakang motor lebih berat dari ban depan.

Beban yang ditopang oleh ban motor bagian belakang ini lebih besar jika dibandingkan dengan ban depan.

Apalagi, kalau Anda sering membawa barang atau boncengan, otomatis beban motor Anda sebagian besar ditanggung oleh ban belakang.

Begitu pun pada motor jenis matic, beban area CVT juga ditanggung oleh bagian belakang motor.

Oleh karena beberapa hal tersebut, ban belakang motor akan cepat habis karena berfungsi sebagai penggerak utama juga.

Oleh karena itu, ukuran dan tekanan angin pada ban motor bagian belakang sebaiknya dibuat lebih tinggi daripada ban depan.

Misalnya, tekanan angin ban motor matic depan itu biasanya 28 sampai 29 psi. Sedangkan, ban belakang itu seharusnya mencapai 32 psi.

Jadi, karena beban kerja yang lebih berat tadi maka ban belakang umumnya lebih cepat habis jika dibandingkan ban depan.

Nah, sekarang Anda seharusnya sudah mahfum terkait ban belakang motor biasanya lebih dahulu botak jika dibandingkan dengan ban depan motor.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar ban belakang motor Anda tidak lekas botak adalah rutin perhatikan tekanan anginnya, jangan sering membawa beban berlebih dengan motor Anda, dan jangan biarkan motor Anda terparkir di bawah terik matahari.

Beberapa Penyebab Aki Motor Matic Cepat Tekor

Dalam sistem kelistrikan sepeda motor, aki memiliki fungsi untuk membantu menghidupkan mesin. Jika aki soak, mesin akan sulit dihidupkan menggunakan electric starter. Namun, saat mesin sulit dihidupkan, bukan berarti hanya aki yang menjadi penyebabnya.

Meski memiliki masa pakai, komponen ini biasanya harus diganti setelah digunakan cukup lama.

Apabila aki pada motor harus selalu diganti padahal masa pakai belum cukup lama, pemilik sebaiknya melakukan pengecekan beberapa komponen dengan teliti.

Ada beberapa penyebab yang membuat aki cepat tekor, terutama bila motor sudah mengalami modifikasi atau pemasangan aksesori tertentu tanpa adanya penyesuaian.

Bore-up

Motor yang sudah bore-up, namun spul dinamo starter tidak ikutan di-upgrade berakibat pada kompresi tinggi yang dihasilkan dinamo starter tidak kuat menyalakan kendaraan.

Lampu HID

Meski lebih terang dari lampu standar pabrik, komponen ini juga butuh suplai listrik lebih besar. Tidak sedikit bengkel yang memasang lampu HID tanpa adanya penyesuaian pada spul pengisian, akibatnya aki cepat soak.

Stop Lamp

Banyak kejadian stop lamp menyala terus karena tidak diperhatikan. Akibatnya, arus listrik dari aki kesedot selama mesin hidup sehingga aki cepat tekor.

Hal ini biasanya terjadi karena setelan switch rem belakang berubah atau peranti tersebut rusak. Selain itu, handle rem yang menempel pada switch yang sudah terkikis juga bisa menjadi penyebab.

Kiprok

Peranti ini berfungsi mengatur pengisian aki. Kalau komponen ini rusak atau bermasalah, efeknya aki overcharger maupun cepat tekor. Untuk mengetahui pengisiannya normal atau tidak, nyalakan mesin dan nyalakan lampu utama.

Klakson

Pemasangan klakson mobil di motor banyak dilakukan para pemilik kendaraan. Penggantian peranti ini ternyata membutuhkan suplai tegangan listrik yang cukup besar. Agar aki enggak gampang tekor, sebaiknya ditambah relay untuk menyetabilkan arus listrik.


Spul
Penyebab aki motor cepat tekor juga bisa disebabkan oleh spul yang tidak bekerja secara maksimal.

Tidak hanya gosong, spul yang ditutupi oleh kotoran juga bisa mengganggu pengisian listrik aki.

Spul yang banyak ditutupi kotoran ini bisa saja menimpa motor bekas yang sudah berumur.

Jangan Pernah Tinggalkan Anak di Mobil Tanpa Pengawasan!

Acap kali masih bisa kita temukan ada orang tua yang kerap meninggalkan anaknya sendirian di dalam mobil, dengan alasan “hanya tinggal pergi sebentar kok.”

Padahal perilaku tersebut sangat tidak dianjurkan karena dapat membahayakan anak yang ditinggalkan di dalam mobil jika tetap memaksakannya.

Tindakan demikian memang sangat berbahaya, apalagi orang tua akan meninggalkan buah hatinya di dalam mobil dengan kaca tertutup dan pintu terkunci untuk alasan keamanan.

Banyak penelitian mengatakan bahwa kondisi tersebut sangat berbahaya karena anak akan merasa kepanasan dan memicu dehidrasi, apalagi jika kondisi cuaca di luar sedang panas.

Karena berada di ruang tertutup, anak juga akan mengalami kesulitan bernapas dan merasa gelisah karena ditinggal sendirian. 

Adapun jika orang tua menyalakan Air Conditioner (AC) dengan tujuan kabin mobil tetap sejuk, justru akan menimbulkan masalah baru.

Karena anak bisa keracunan gas buang kendaraan Carbon Monoksida (CO), yang tidak terlihat oleh mata dan tidak meninggalkan bau.

Gejala keracunan gas ini sulit disadari seperti badan lemas, mengantuk, sakit kepala, mual, muntah, sakit pada dada, dan seperti berhalusinasi.

Gejala-gejala di atas biasanya hanya berlangsung beberapa menit, korban akan pingsan bahkan sering berakibat fatal.

Hal lain yang dikhawatirkan dari meninggalkan anak di dalam mobil adalah keinginan mereka untuk bermain dengan fitur-fitur mobil.

Tentunya sangat berbahaya jika anak bermain dengan fitur untuk menaikkan dan menurunkan kaca mobil atau power window.

Parahnya, kalau sang buah hati sampai berhasil memindahkan tuas transmisi dan menginjak pedal gas, saat kondisi mesin mobil menyala karena AC harus beroperasi.  

Intinya, anak kecil yang ditinggal sendirian di dalam mobil sangat rawan menjadi korban kejahatan. 

Oleh karena itu, dengan alasan apapun jangan pernah meninggalkan anak kesayangan di dalam mobil tanpa penjagaan orang dewasa.